Sunday, December 16, 2012

5 cm



teman: hai, mau gag hari ikut nonton 5cm,,aku yg bayarin
aku: hemm (berfikir: mau istirahat setelah 1 minggu dikejar deadline submission minor thesis. Tapi karena   teringat akan kewajiban menyampaikan kebenaran pada kerabat maka...) boleh2 :)
teman: oke kita berangkat jam 19.15 ya

Ya allah..kembali aku menata niat, ini bukan untuk refreshing, semoga aku tidak membenarkan untuk menikmati tontonan gratis ini. Semoga ini adalah jalan yg semakin mendekatkan kami, membuat kepercayaan sebagai teman, agar kelak waktu yang sangat kurindukan segera datang, disaat kita bisa menjadi bukan sekedar teman, tapi saudari  (T_T)

Film yang berdurasi sekitar 2 jam itu..ternyata isinya cuma menambah kegalauan mahasiswa2 tingkat akhir hehe..astagfirrullah
satu yang paling kukagumi dari film itu adalah tentang gunung2..oh ya saya belum me-review ttg apa ya filmnya..5cm menceritakan persahabatn 5 orang mahasiswa yang sudah lulus,Riani merupakan satu-satunya wanita. 10 tahun dari persahabatan mereka yang kutangkep sih cuma buat seneng2. Singkat cerita mereka mengalami fase kebosanan tentang persahabatan mereka, lalu genta berinisiatif agar mereka tak bertemu dan komunikasi selama 3 bulan, semuanya setuju. Mereka sepakat mulai bertemu lagi tanggal 9 Agustus (klo gag salah). 3 bulan berlalu, genta mengirimkan sms kepada temen2nya untuk bertemu disuatu tempat beserta apa2 saja yang harus dibawa. tempat itu dalah stasiun Gambir dan peralatan2 yg harus dibawa adalah untuk climbing. Ternyata, reader :0 mereka diajak muncak ke Mahameru. Diperjalanan, biasalah film galau, cinlok. Nah singkat cerita mereka udah sampe di puncaknya. Btw reader..dimana ya klimaksnya. Aku gag bahas kronologis dan klimaks film ini. Yang ingin aku bahas adalah saat mereka berlima sampai diatas gunung, lalu mereka dan rombongan2 lainnya menancapkan sang merah putih (jlebbs). Jujur hatiku teriris.."ini adalah pekerjaan bapak2 mereka terdahulu yang 'membunuh" anak2 mereka". Membunuh fitrah generasi2 muda untuk beragama lurus, seperti di 30:30-32. Emang ada yang gag lurus? atau bengkok? atau klo gag lurus keluar track kan, berarti itu sesat, yay gag? ada, itu banyak bgt ternyata: seperti di hadits berikut:

Dari Abu Amir Al-Hauzaniy Abdillah bin Luhai, dari Mu'awiyah bin abu Sufyan, bahwasanya Ia (Mu'awiyah) pernah berdiri dihadapan kami  lalu ia berkata ketahuilah, sesungguhnya Rasulullah SAW pernah berdiri dihadapan Kami, kemudian Beliau bersabda  "Sesungguhnya orang-orang sebelum kamu dari ahli ktab (Yahudi dan Nasrani) terpecah menjadi 72 golongan  dan ummatku akan terpecah menjadi 73 golongan adapun yang 72 golongan akan masuk neraka dan yang satu golongan akan masuk surga, yaitu al-jamaah"

Dalam hadits Abu Hurairah, Nabi SAW bersabda: " Saya tinggakan kepada kalian dua perkara, yang kalian tidak akan sesat dibelakang keduanya, (yaitu) kitab Allah dan sunnahku.: (HR Malik dan Al-Hakim)

Nah banyak kan, emang gag takut kalau kita saat ini sedang sibuk2nya dalam suatu pergerakan dan ternyata apa yang kita ikuti ada diantara 72 golongan yang masuk neraka itu? yah jadi itulah yang keluar dari track/sesat dimata Allah. Jika dihadits berikutnya bahwa yang 1 golongan masuk surga itu yang mengikiti Kitab Allah (quran) dan sunnah. Dan bukan juga yang namanya AL-jamaah, tapi yang berjamaah.

Oke lah kita kembali pada bahasan membunuh anak2:
 Dan demikianlah pemimpin-pemimpin mereka telah menjadikan kebanyakan dari orang-orang musyrik itu memandang baik membunuh anak-anak mereka untuk membinasakan mereka dan untuk mengaburkan bagi mereka agama-Nya. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggallah mereka dan apa yang mereka ada-adakan. (6:137)

Diayat diatas ternyata" membunuh" anak2 itu adalah  membinasakan dan mengaburkan agama bagi mereka, generasi muda. Merasa gag "dibunuh", reader?merasa kabur gag agama yang dipegang??yang diikuti??

Lanjut film 5 cm tadi, setelah mereka menancapkan sang merah putih lalu masing 2mereka berikrar untuk MEMILIKI CITA-CITA DAN MENGGAPAINYA, UNTUK MENCINTAI TANAH AIR INDONESIA.(Lupa lagi apa lagi). Nah ini nih, kebanyakan orang sekarang ini hidup itu orientasinya hanya kesenangan dunia, apacoba cita2?untuk apa?biar punya kerjaan kan, biar semua kebutuhan terpenuhi?? punya jabatan, kebanggaan kan?
yang gag salah punya pekerjaan itu biar  tetap hidup, supaya bisa tetap menjadi pengabdinya. Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku.(53:56). Sudahkah kita orientasikan (menjadi no 1) semua ativitas kita sebagai wujud pengabdian kepada Allah?.

Sudah terlalu kabur..generasi kita diarahkan oleh'bapak-bapak' kita kearah duniawi, kita 'dibunuh'. Astagfirrullah. Walaupun mungkin 'bapak2' kita juga tak menyadarinya. Tapi yakinlah kebenaran itu akan datang, masih ada 'bapak-bapak' yang sangat cinta pada kita yang akan mengajak kita kepada Allah.

Oke khawatir ada salah faham, 'bapak2' disini maksudnya adalah para pemimpin kita.

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang diturunkan Allah." Mereka menjawab: "(Tidak), tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya." Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)? (31:21)

"Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu."2:147




Dalam hadits Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa alihi wa sallam bersabda,
تَرَكْتُ فِيْكُمْ شَيْئَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا بَعْدَهُمَا كِتَابُ اللهِ وَسُنَّتِيْ 
“Saya tinggalkan pada kalian dua perkara, yang kalian tidak akan sesat di belakang keduanya, (yaitu) kitab Allah dan Sunnahku.” (HR. Malik dan Al-Hakim dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albany dalam Al-Misykah ) 





No comments:

Post a Comment